Wartawan Gadungan

14 Mar 2011

Rabu (13/03/2011) pukul 16:25 WIB, terjadi acara kopdar bersama kenalan Facebook bernama Erna yang lantas mencurigai bahwa saya adalah wartawan. Pada hari itu juga, pukul 22:05 WB, melalui kotak chat Facebook saya menyapa seorang blogger sekota bernama Samkhaf, e ternyata beliau juga mencurigai saya sebagai wartawan. Dicurigai secara beruntun, pada hari itu juga saya bertanya-tanya begini: ‘kok disangka wartawan, sih?’.

Sebagai flashback, sebelumnya saya telah berkali-kali dicurigai sebagai wartawan khususnya oleh mereka yang baru saya kenal di dunia maya. Namun pada hari itulah kejadiannya beruntun sampai dua kali sehari. Kemiripan fenomena yang muncul dua kali sehari telah memicu rasa penasaran saya. Untungnya, dua orang onliner Facebook bersedia jadi responden atas survey yang saya inisiasi demi memuaskan rasa penasaran tersebut. Kedua orang responden berkelamin perempuan. Menurut saya mereka tergolong cantik-cantik.

Esensi pertanyaan saya terhadap kedua responden tersebut adalah ‘kok bisa-bisanya saya disangka wartawan, yach?’Responden pertama menyatakan bahwa itu gara-gara style kalimat saya pada status Facebook yang cenderung formal meskipun temanya enggak berat atau malah iseng banget. Responden kedua menyatakan bahwa itu gara-gara perilaku saya yang suka mengimplementasikan EYD pada postingan-postingan di blog ini.

Sampai saat postingan ini diturunkan, belum ketahuan responden mana yang jawabannya telak mengenai sasaran.(S)


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post